Bazar Buku Murah Hadir di Festival Literasi Kabupaten Cirebon 2026

Festival Literasi Kabupaten Cirebon 2026 menghadirkan bazar buku murah mulai Rp7.000 di Perpusda Sumber hingga 24 September 2026.

CIREBON – Masyarakat Kabupaten Cirebon yang gemar membaca memiliki kesempatan berburu buku dengan harga terjangkau dalam Festival Literasi Kabupaten Cirebon 2026.

Melalui bazar buku yang digelar di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Cirebon, berbagai jenis bacaan ditawarkan dengan harga mulai Rp7.000. Bazar tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Festival Literasi Kabupaten Cirebon 2026.

Bazar buku berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 24 September 2026. Lokasinya berada di Perpusda Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Drajat Nomor 20, Kecamatan Sumber.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Cirebon, Mohamad Fery Affrudin SSTP, mengatakan, bazar buku digelar untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh bahan bacaan.

Menurutnya, harga buku yang relatif murah diharapkan dapat membuka akses bacaan bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

“Kita ingin masyarakat lebih mudah mendapatkan bahan bacaan. Dengan adanya bazar ini, masyarakat bisa memilih buku sesuai kebutuhan dengan harga yang relatif terjangkau,” kata Fery.

Bukan hanya buku untuk pelajar, bazar tersebut menyediakan beragam kategori bacaan. Pengunjung dapat menemukan buku cerita anak, literatur pendidikan, novel, karya sastra, buku pengembangan diri hingga berbagai buku referensi ilmiah.

Dengan harga mulai Rp7.000, bazar tersebut dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menambah koleksi bacaan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, orang tua hingga masyarakat umum dapat memanfaatkan momentum Festival Literasi Kabupaten Cirebon untuk mencari buku sesuai kebutuhan dan minat masing-masing.

Fery menilai, kemudahan memperoleh bahan bacaan merupakan salah satu bagian penting dalam membangun budaya literasi di masyarakat.

Sebab, menurut dia, literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga berkaitan dengan kemampuan masyarakat memperoleh, memahami, serta memanfaatkan informasi dan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, kegiatan yang mendekatkan masyarakat dengan buku dinilai penting untuk terus dilakukan. Salah satunya melalui penyediaan buku dengan harga yang lebih mudah dijangkau.

Festival Literasi Kabupaten Cirebon 2026 sendiri mengusung tema “Merangkai Literasi, Menumbuhkan Inovasi, Mengukir Prestasi”.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Disarpus Kabupaten Cirebon, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jawa Barat dan Gramedia.

Selain menjadi tempat berburu buku murah, festival tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan pentingnya budaya membaca kepada masyarakat.

Fery berharap kegiatan Festival Literasi Kabupaten Cirebon 2026 dapat membuat masyarakat semakin dekat dengan buku. Lebih jauh, kebiasaan membaca diharapkan dapat tumbuh dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan buku sekaligus menumbuhkan minat baca,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi bazar, kegiatan dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Bazar buku masih berlangsung hingga 24 September 2026. Masyarakat Kabupaten Cirebon dan daerah sekitarnya dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari berbagai bacaan dengan harga mulai Rp7.000.

Festival Literasi Kabupaten Cirebon 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan jual beli buku semata. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Disarpus memperkuat ekosistem literasi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan.

Dengan semakin mudahnya masyarakat memperoleh buku, budaya membaca diharapkan dapat berkembang lebih luas dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Cirebon. (zen)