CIREBON — Langkah nyata dan upaya Pemerintah Kota Cirebon dalam menata kawasan bantaran Kali Sukalila mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai kalangan. Pasalnya, langkah yang dilakukan Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi merupakan bagian dari komitmen menghadirkan lingkungan kota yang tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Bukan hanya itu, penataan kawasan Sukalila juga menjadi langkah berani pemerintah daerah saat ini untuk melakukan penataan kali sesuai dengan fungsinya. Tak hanya itu, Pemkot Cirebon juga memastikan para PKL bisa melanjutkan usahanya di lokasi yang baru setelah direlokasi.
Anggota DPRD Kota Cirebon, Anita Tri Handayani menjelaskan, penataan bantaran Kali Sukalila tidak hanya berdampak pada keindahan kota, tetapi juga memiliki manfaat strategis dalam mendukung pengendalian banjir, peningkatan kualitas lingkungan, serta membuka potensi kawasan menjadi ruang publik yang lebih produktif.
“Penataan bantaran Kali Sukalila oleh Pemkot Cirebon ini patut diapresiasi. Ini menunjukkan keseriusan Wali Kota Cirebon dalam menata kawasan perkotaan secara berkelanjutan, sekaligus memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan warga,” ujar Anita saat dimintai keterangan disela-sela kesibukannya.
Ia menambahkan, kawasan bantaran sungai yang sebelumnya terkesan kumuh dan tidak tertata kini mulai berubah menjadi lebih rapi dan fungsional. Hal tersebut, lanjut Anita, harus terus dijaga dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.
Anita juga menekankan pentingnya keberlanjutan program penataan tersebut, termasuk pemeliharaan fasilitas, pengawasan kebersihan, serta penegakan aturan agar kawasan bantaran sungai tidak kembali disalahgunakan.
“DPRD tentu akan terus mendukung kebijakan penataan kawasan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap program ini dilanjutkan secara bertahap di titik-titik lain di Kota Cirebon,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan pemerintah, sehingga manfaat penataan bantaran Kali Sukalila dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Baca Juga: KNPI Siap Kawal Program Walikota dan Wakil Walikota Edo-Farida
Senada, Anggota DPRD Kota Cirebon, Erry Yudistira Ramadhan SH menyatakan dukungannya terhadap upaya penataan Kali Sukalila agar kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Penataan tersebut dinilai penting untuk menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kualitas kawasan permukiman, serta meminimalisasi risiko banjir di wilayah sekitar.
Menurut Erry, kali Sukalila memiliki peran strategis sebagai saluran air utama di Kota Cirebon. Oleh karena itu, penataan bantaran dan aliran sungai harus dilakukan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan dengan mengedepankan fungsi ekologis serta kenyamanan masyarakat.
“Penataan Kali Sukalila harus dikembalikan sesuai fungsinya sebagai saluran air. Ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut keselamatan warga dan kelestarian lingkungan,” ujar Erry.
Ia menegaskan, DPRD Kota Cirebon mendukung langkah pemerintah daerah dalam melakukan normalisasi, pembersihan sedimentasi, serta penataan kawasan bantaran sungai agar tidak disalahgunakan. Selain itu, ia mendorong adanya kolaborasi lintas sektor, termasuk pelibatan masyarakat, agar hasil penataan dapat dijaga bersama.
Erry juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam proses penataan, khususnya bila menyangkut warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai.
“Prinsipnya, penataan harus memperhatikan aspek sosial. Solusi terbaik harus dicari bersama agar tidak menimbulkan persoalan baru,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap penataan Kali Sukalila dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, menciptakan ruang publik yang lebih tertata, serta mendukung pembangunan kota yang berwawasan lingkungan.
“Jika ditata dengan baik dan sesuai fungsi, Kali Sukalila bisa menjadi aset kota yang bermanfaat bagi generasi sekarang dan mendatang,” pungkas Erry. (*)
















